Mainan Apa Sih yang Khadijah Butuhkan?

Setiap orang tua pasti ingin memberikan mainan yang bagus untuk anak-anaknya. Dan sesuai peruntukannya, alias tepat dengan perkembangan usianya, yakni yang dapat memberikan stimulus secara sensorik dan motorik.

Hal itulah yang tengah saya rasakan akhir-akhir ini. Sempat galau akut mau memberikan mainan yang tepat untuk Khadijah. Inginnya sih yang murah, menstimulus dan yang paling penting bisa mengedukasi. Lagipula, saya bukan tipe emak-emak yang keranjingan ikut-ikutan alih-alih kekinian buat beli mainan yang harganya menguras kantong sampai berjeti-jeti harganya. Oh, tidak, itu bukan saya.. Wkwkwkk.
Psikolog senior Elly Risman, Psi, pernah mengatakan dalam seminarnya, yakni permainan terbaik yang harus diberikan pada tiap anak-anak adalah tubuh ayah dan ibunya. Mengingat, hal tersebut dapat mendekatkan anak dengan ibu bapaknya secara emosional. Terlebih, bagi anak-anak di bawah usia 5 tahun, hal penting yang harus mereka kuasai bukanlah kecerdasan kognitif semata, melainkan belajar lebih dalam untuk bisa memahami perasaan. Baik memahami perasaan terhadap dirinya sendiri serta orang-orang di sekitarnya. Sehingga, dari itulah awal sikap empati sejak dini dapat terbangun.
Selain itu, beliau juga menuturkan permainan paling kreatif itu ialah bermain tanpa mainan. Karena, dengan bermain dengan permainan yang siap pakai hal tersebut dapat membatasi kreativitas anak. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk memahami lebih jauh kira-kira baiknya seperti jenis mainan yang dapat kita terapkan untuk anak-anak, khususnya yang masih di bawah 5 tahun.
Bagi saya pribadi, bermain dengan Khadijah adalah agenda penting yang harus kami lakukan setiap hari. Bermain apapun itu, meski jenis mainan yang Khadijah miliki tidaklah banyak. Mengingat, saya pribadi sedang belajar untuk menerapkan hal di atas. Oleh sebab itu, berikut ini merupakan beberapa aktivitas harian yang kami lakukan sambil bermain tiap harinya, yaitu:
1. Main bola
2. Nyanyi dan gerakan bersama
3. Baca buku disertai ekspresi
4. Belajar makan menggunakan sendok dan garpu
5. Baca doa harian dan surat pendek
6. Main air atau berenang
7. Main di Playground
8. Belajar mengenal warna dan bentuk
9. Ajak shalat bersama
10. Bermain di alam, mengenal hewan dan tumbuhan
11. Ikut mamak ngaji (social lyfenya Khadijah biar ketemu sesama krucul).

Adapun, poin yang harus diperhatikan:
1. Tingkatkan lagi komunikasi
2. Berikan penjelasan terhadap apapun yang akan dilakukan
3. Jangan berkata negatif
4. Berikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengeksplorasi
5. SABAR
6. Harus disiplin dan konsisten terhadap waktu bermain dan istirahat.
Demikian uraian singkat saya dari penjelasan di atas, semoga bermanfaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s