IRT Harus Tetap Produktif, Why?

Mendengar kata ibu rumah tangga atau full time mom, selintas, pasti yang ada di benak kita adalah, kudu dasteran, cucian menggunung, aroma tubuh persis bau irisan bawang, dan selalu berkejaran dengan tangis serta ocehan anak setiap waktu. Mau ke kamar mandi saat genting pun ditangisi, lalu sejurus kemudian disamperin. Bahkan, untuk sekedar me time membaca buku favorit atau nyalon di luar, pasti yang selalu terbayang ialah kondisi si kecil yang selalu minta diperhatikan.

Membayangkannya pun rasanya tidak sanggup, malah ingin menjerit. Mengingat, ibu adalah pahlawan superhero yang selalu ada dan dengan cepat dapat segera mengatasi masalah tanpa masalah.

Lantas, meski selalu disibukkan dengan berbagai aktivitas domestik, nyatanya bukan menjadi penghambat bagi kaum ibu untuk terus berkarya dan produktif. Justru, dengan kita aktif dan produktif dapat meminimalisir kejenuhan serta mengurangi stress.

Tiap orang memiliki passion tersendiri sesuai dengan bidang yang diminati. Begitupun juga dengan para ibu. Menjadi ibu adalah pilihan, namun tetap produktif dan berkarya di rumah adalah sebuah keharusan. Dan, passion yang dimiliki ini hendaknya menjadi poros utama untuk selalu bergerak. Karena dengan kita aktif bergerak menandakan ada kehidupan yang akan terus berjalan.
Duhai ibu, merawat keluarga pun semestinya membutuhkan seni dan ilmu. Meski, 24 jam rutin melayani dan mengasihi orang-orang seisi rumah, tapi dengan adanya sikap aktif inilah yang dapat membuka pikiran dan mata hati kita bahwa sejatinya hidup harus terus berlangsung dengan hadirnya keberadaan ibu yang kuat, cerdas dan berdaya di rumah.

Produktif tidak semestinya berwujud dalam bentuk materi. Namun, sikap produktif tersebut harus beriringan dengan rasa yang dapat menggugah semangat kita untuk menjadi sosok ibu yang hebat untuk keluarga. Karena, melalui tangan dingin ibu lah, orang-orang besar lahir dan menebar manfaat bagi umat. Semoga bermanfaat.

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s