Seperti Apa Tantangan Penulis Wanita di Masa Depan?

Menulis adalah cikal bakal mempertahankan nilai dan sejarah yang tertuang didalamnya. Melalui tulisan pula, kita dapat bercermin sejauh mana pencapaian, penalaran serta tujuan hidup yang sesungguhnya. Sehingga, bukan hanya akal saja yang diasah ketajamannya, melainkan juga mengasah hati untuk selalu terbuka pada nilai-nilai hidup dan kebaikan. Dalam event Indonesian Women’s Forum 2018 (IWF) pada Jumat (9/11), mengangkat tema talkshow yang bertajuk Penulis Wanita Masa Kini dan Esok. Tema tersebut terdengar sangat menarik untuk disimak dan dicermati baik-baik tiap poinnya. Khususnya, mengetahui lebih dalam seperti apa tantangan yang akan dihadapi oleh penulis wanita di masa depan.

Adapun, dua narasumber yang turut mengisi acara talkshow ini adalah Clara Ng dan Dona Wijayanto. Dimana, keduanya telah cukup lama berkecimpung meramaikan dunia literasi.

Menurut Clara Ng, salah satu tantangan penulis wanita di masa depan adalah bagaimana cara mereka memunculkan ide, namun tetap mempertahankan nilai-nilai originalitas didalamnya. Mengingat, tantangan tersebut sangat erat kaitannya dengan hak cipta dan mengembangkan cerita secara benar, tanpa diwarnai adanya unsur plagiarisme.

“Hal terpenting dan paling utama yang membedakan penulis yang satu dengan yang lainnya adalah ide. Dan, tentu originalitasnya,” ungkap Clara Ng yang sudah menghasilkan 18 buku sejak tahun 2000.

Dia juga menambahkan, penulis di masa depan tidak lagi mengacu pada satu waktu secara bersamaan dalam sebuah proyek. Melainkan, berani bermain dengan skala zona waktu yang berbeda dalam proses kreatifnya. Contoh nyata, Clara Ng menuliskan karyanya di Indonesia dan ilustratornya tinggal di Rusia. Pastinya, dua tempat yang berbeda ini menunjukkan zona waktu yang berbeda pula, namun karena satu tujuan apapun kendalanya pasti akan dapat teratasi. Seperti itulah dua tantangan yang akan dihadapi penulis wanita di masa depan menurut penuturan Clara Ng.

Berbeda halnya dengan Dona Wijayanto, menurutnya tantangan yang akan dihadapi oleh penulis wanita di masa depan ialah bagaimana strategi penulis untuk dapat menyampaikan ide yang akan terus berkembang sesuai dengan jamannya.

“Dan, pada kenyataannya hal tersebut sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Dona yang saat ini sedang sibuk mempersiapkan buku terbarunya.

Dari diskusi itupun keduanya sepakat, bahwa sejatinya tantangan penulis wanita di masa depan adalah dapat menuliskan berbagai cerita dalam genre yang berbeda. Dengan kata lain, tidak hanya fokus pada satu genre saja. Sehingga, tulisan yang dihasilkan pun bermacam-macam jenisnya. Tanpa harus mengesampingkan kualitas dan kuantitas dari isi buku itu sendiri.

Acara talkshow pun berjalan lancar dan hangat. Tidak lupa, sesi tanya jawab para peserta siang itu yang sangat antusias mendengarkan materi dari para narasumber. Adapun, kesimpulan yang dapat ditarik dari talkshow mini kali ini adalah mulailah mencoba dan berani untuk setiap langkah yang dituju. Meski, halangan seringkali menghadang namun berusahalah untuk tetap yakin dan fokus. Tidak lupa untuk selalu optimis dan berjuang, semangat!

Iklan

14 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s