Are You Social Media Addict?

Hollaaa, Mak! Sebagai emak-emak kekinian, coba deh hitung dalam sehari berapa kali sih ngintipin dan nengokin isi ponsel? Lalu, kira-kira apa aja sih yang dilihat? Lantas, media sosial apa aja yang diikuti?

Wah, kalau ternyata frekuensi melihat ponsel lebih sering ketimbang aktivitas lainnya dan selalu ada saja perasaan ingin membuka ponsel, siap-siap. Kudu hati-hati ya, Mak! Pasalnya, bisa jadi hal itu merupakan salah satu indikator kalau kamu sedang mengalami yang namanya stress. Lah, kok bisa Mak? Jadi, stress itu bisa disebabkan dari banyak hal lho, bukan hanya muncul saat dalam situasi tengah tertekan saja. Bahkan, stress bisa hadir saat seseorang ingin terus membuka ponsel dan melihat aktivitas apa saja yang dilakukan oleh orang lain melalui media sosial miliknya. Maka, hal yang tepat untuk dipertanyakan pada orang tersebut ialah, are you social media addict?

Mungkin, bagi kita selaku pengamat akan menjawab “IYA”. Mirisnya, lama-kelamaan media sosial ini akan membuat pecandunya semakin aktif dan seketika gelisah, apabila tidak mendapatkan respon yang semestinya. Hal inilah yang disebut juga FOMO. Whaaattt???

stress
Credit by http://www.pexels.com

What is the FOMO?

FOMO sendiri adalah singkatan dari fear of missing out, yaitu kekhawatiran yang berlebihan atas tertinggalnya infomasi, kabar lini dari media sosial yang diikuti bahkan keseruan lainnya yang sedang hype saat itu.Β  Akibatnya, seseorang yang mengalami FOMO ini akan terus diliputi perasaan negatif dan kecemasan yang berlebihan. Mirisnya, kehidupan publik dengan sosial media saat ini sangatlah erat. Ibaratnya, dia bagaikan candu yang selalu membuat pegiatnya tidak bisa lepas.Β  Dan, bisa jadi termasuk emak sendiri didalamnya, hiks.

Kendati demikian, sebagai blogger pun harus bijak dalam menggunakan ponsel dan media sosial didalamnya dengan baik. Meski, dalam tiap aktivitasnya tentu tidak pernah luput dari yang namanya ponsel dan media sosial. Bagi emak pribadi, ponsel dan media sosial adalah satu paket yang sangat erat. Dengannya, emak bisa berkomunikasi, mengeksplorasi berbagai ide melalui bacaan, update berita terkini, mendokumentasikan berbagai momen istimewa, dan masih banyak lagi. Namun, sekali lagi banyak yang harus diperhatikan bagi tiap pemakainya, semata-mata agar tidak berlebihan. Bahkan, parahnya sampai bisa melupakan aktivitas dan kewajiban lainnya. Justru dampak itulah yang juga berbahaya, disamping dampak secara psikologis tentunya.

stress2
Credit by http://www.pexels.com

Ada sedikit cerita, beberapa hari yang lalu salah seorang teman membagikan ceritanya di instagram, tentang bagaimana cara dia melakukan detoksifikasi terhadap medsos. Hal ini nyatanya cukup penting untuk membuat pecandunya tidak berlebihan dalam membuka medsos setiap saat. Dia menyarankan, untuk selalu melakukan log out setelah melihat akunnya, hal ini secara tidak langsung membatasi dia untuk membuka medsos lantaran rasa malas. YUP, rasa malas. Kok bisa, malas gimana Mak?

Yaiyalah, gimana enggak malas coba? Misalnya gini, mau lihat feeds atau story di IG kudu isi username dulu plus passwordnya segala khan, dan tahukah anda? Untuk mengisinya, kamu harus ngetik dulu dong, enggak bisa langsung masuk gitu aja, dalam artian KAMU HARUS USAHA DULU BARU BISA MASUK. Dan, emak rasa jurus kayak gini lumayan ampuh lho supaya enggak lihat IG atau akun medsos lainnya secara sering atau berlebihan. Udah gitu aja! Yang penting kudu sabar dan bisa nahan diri ya Mak.

Last but not least, adapun yang dapat kamu lakukan agar terhindar dari FOMO itu sendiri, yaitu:

  1. Usahakan untuk selalu fokus atas apapun yang sedang dilakukan, jangan mudah lengah begitu saja mencuri peluang untuk melihat medsos. Please, tahan ya Mak!
  2. Sebisa mungkin, jauhkan multi tasking. Jangan menganggap bahwa kamu bisa melakukan segalanya dalam satu waktu secara bersamaan. Ingat ya Mak, nanti tepar baru tahu rasa. Example: Sambil ngepel, gendong anak, goreng ikan di dapur masih aja sempat-sempatnya lihat medsos, Mak.Β 
  3. Batasi waktu semaksimal mungkin untuk bermedia sosial. Beres!

So, saran emak lakukan segala aktivitas yang dapat membuatmu have fun selain medsos. Disamping menghindari stress, tapi juga dapat menyadarkan kamu bahwa kamu memiliki kehidupan luar biasa bersama dengan orang-orang terkasih di sekitarmu. Selama mencoba ya Mak!

Iklan

12 comments

  1. Wah ini sih saya banget beberapa waktu lalu. Merasa banyak toxic di instagram alhasil sempet uninstall instagram beberapa saat. Sekarang setelah benerin following, instagram jadi sesuatu yang menyenangkan. Tapi secukupnya aja. Biar kejiwaan tetap waras..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s